Senin, 22 Agustus 2016

PERMATA INDAH ASMAAUL HUSNAA ( 19 ) AL-FATTAAH ( YANG MAHA PEMBUKA KEMENANGAN )

Dengan sifat al-Fattaah terbukalah segala  pintu
Maka rezki yang sempit jadi melimpah
Badan yang sakit jadi sehat
Otak yang bodoh jadi berilmu
Sang pecundang akan jadi pemenang
Maka penderitaan  berobah jadi kebahagiaan

Al-Fattah diambil dari akar kata fa-ta-ha, yang berarti membuka. Mak­na dasar itu kemudian berkembang men­jadi pemberi kemenangan, Al-Fattaah berarti Allah maha  Pembuka segala penutup yang menghambat para mahkluk-Nya untuk meraihnya. Dengan pertolongan-Nya, segala yang tertutup dan kalah menjadi terbuka dan menang. Dengan hidayah-Nya, segala yang samar dan rumit menjadi terbuka. sifat al-Fattaah juga bisa diartikan sebagai Pembuka jalan bagi hamba-hamba-nya untuk mencari dan menerima kebenaran.

Dialah satu-satunya Pemegang anak kunci keghaiban dalam masalah rezki, kesehatan, umur dan jodoh, sebafgaimana firman-Nya dalam Surat 6; al-An’am ayat 59 yang artinya:”Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daunpun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir bijipun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).”
Dan Dia pula pemegang haktunggal untuk mengaturnya, dengan membuka atau menutupnya, mempermudah atau mempersuli, serta melapangkan atau menyempitkannya.  sesuai dengan yang Dia kehendaki, bukan sesuai dengan kehendak kita, sesuai dengan firman-Nya yang artinya:” Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorangpun yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan oleh Allah maka tidak seorangpun yang sanggup untuk melepaskannya sesudah itu. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (Q.S. 35; Faathir ayat 2)

Adalah Allah swt yang memiliki sifat dan nama Al-Fattaah yang sebenar-benarnya, sebab Dialah yang membuka segala hal yang tertutup. Hati yang tertutup dibuka melalui pintu hidayah sehingga terisi kebenaran dan jalinan cinta. Pikiran yang ter­tutup dibuka-Nya melalui ilmu pengetahuan, sehingga semua kesulitan dapat ditemukan jalan keluarnya, dan semua problem dapat ditemukan solusinya. Pintu rezeki hamba yang tertutup dibuka oleh-Nya melalui kegiatan ekonomi se­hingga mereka menjadi kaya dan ber­kecukupan. Allah adalah  Al-Fattaah yang membuka segala kekurangan menjadi cukup, bahkan bisa melebihi kebutuhan..

Allahlah yang  telah memberi kemenangan yang nyata kepada Rasulullah dan kaum muslimin ketika berhasil merebut kembali kota Makkah, sebagaimana di­jelaskan dalam al-Qur’an surat 48; al-Fath ayat 1-4 yang artinya:” Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata, supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan ni`mat-Nya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus, dan supaya Allah menolongmu dengan pertolongan yang kuat (banyak). Dia-lah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mu'min supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”


Dengan kemenangan itu maka berbondong-bon­donglah manusia memasuki agama Islam, sebagaimana dalam firman-Nya dalam surat110; an-Nashr ayat 1-2 yang artinya: “Apa­bila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu lihat menusia memasuki agama Allah secara berbondong-bondong.” 

Keyakinan kepada sifat al-Fattaah akan membuat kita termotivasi menghadapi kesulitan hidup. tidak mudah patah arang dan putus asa hanya karena suatu kegagalan. Yang kita takutkan hanya satu, yaitu bila Allah menutup pintu-Nya, dan membiarkan kita terombang-ambing dalam keterpurukan. Dan untuk selanjutnya bagaimana agar kita menjadi orang yang mampu untuk mencerdaskan orang-orang yang bodoh, membebaskan orang-orang yang tertekan dan memberikan pekerjaan kepada orang-orang yang menganggur serta membantu pengobatan orang-orang yang sakit. Dan terbuka lebarlah pintu untuk berbahagia yang dinikmati secara bersama-sama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar